kejang demam pada anak, lakukan tindakan ini

Kejang demam pada anak, orang tua seringkali memberikan sendok untuk digigit. Hal ini sudah menjadi kepercayaan yang kerap dilakukan oleh masyarakat saat memberikan penanganan pertama pada anak saat kejang. Namun apakah hal ini memang bermanfaat? Apakah hal ini yang dipercaya untuk mencegah tergigitnya lidah memang dibenarkan?

temperatur-suhu-badan

 

Memasukan sendok ataupun benda-benda lain saat anak kejang justru tidak bermanfaat, pada dasarnya hal ini justru akan menganggu jalan nafas, jalan nafas dapat tertutup sehingga anak menjadi sesak dan asupan oksigen ke otak akan berkurang.

Pada dasarnya saat kejang lidah tidak akan tergigit, kalaupun memang akan tergigit luka di lidah masih dapat diobati. Namun kalau jalan nafas yang tertutup dan anak menjadi tidak bisa bernafas, akibatnya akan fatal.

Selain itu jangan memasukan obat atau cairan apapun ke dalam mulut anak selama kejang, hal ini dapat membuatnya tersedak karena selama kejang terjadi dikoordinasi otot-otot tubuh, termasuk pada otot pernafasan.

Sebaiknya anak yang sedang mengalami kejang ditemani, baju dilonggarkan dan dimiringkan posisi tubuhnya. Mengapa harus dimiringkan? Karena jika posisi tetap terlentang anak bisa saja mengalami muntah. Selain itu jangan dipeluk ataupun diikat ( dibuat diam secara paksa) , karena justru akan membuat cedera pada otot-otonya.081116_1247_Mitosmenggi1.jpg

Hal yang tidak boleh dilakukan selain itu adalah jangan sekali-kali memukul/menggigit/menusuk/melukai anak dengan harapan anak akan segera sadar. Hal ini tidak akan membuat anak berhenti ataupun segera sadar, justru hanya akan menambah beban anak saat sadar, yaitu kesakitan karena lukanya ataupun menjadi luka terbuka yang dapat menjadi sumber infeksi.

Kalaupun anak menjadi sadar karena rangsangan fisik tersebut. Hal ini merupakan kebetulan belaka, bukan karena efek yang dihasilkan rangsangan fisik tersebut.

Berikut ini adalah hal-hal yang harus dilakukan jika anak anda mengalami kejang:

  1. Amankan daerah sekitar anak dari benda-benda berbahaya, dan jangan dikerumuni

    Hal ini untuk mencegah memberatnya hipoksia anak karena kekurangan oksigen dan menghindarinya dari cedera.
  2. Segera turunkan demam anak

    Demam merupakan salah satu penyebab kejang yang biasa terjadi apada usia 0-3 tahun. Hal ini disebut sebagai kejang demam. Tindakan menurunkan demam anak dapat juga menhentikan kejang. Lalu bagaimana memasukan obatnya jika tidak boleh memberikan apapun pada mulut anak saat kejang? Hal ini dapat dilakukan dengan mengompres atau memasukan obat penurun panas khusus untuk dubur lewat duburnya dapat menjadi salah satu alternatif.

    081116_1247_Mitosmenggi2.gif

  3. Menggunakan obat pemutus kejang

    Obat ini biasanya diberikan lewat dubur dan dapat diberikan sampai 2x jika pada pemberian pertama kejang belum berhenti dengan jarak pemberian 5 menit jika belum berhenti pada pemberian pertama.080416_0945_Mitosmenggi3.gif

  4. Membawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.

    Bagaimanapun kejang adalah gejala penyakit, bias disebabkan oleh berbagai macam penyakit. Oleh karena itu membawa anak ke tempat pelayanan kesehatan terdekat adalah hal yang bijak untuk dilakukan meskipun saat itu kejang sudah berhenti. Kejang petama kali untuk anak dibawah 3 tahun memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk mengetahui apakah kejang tersebut merupakan kejang yang ringan atau tanda dari penyakit yang lebih berat.

Berdasarkan pembahasan kita diatas, semoga tidak ada lagi orang tua yang melakukan penganan pertama pada anak yang mengalami kejang dengan mitos yang tidak benar. Lakukan hal-hal yang memang dapat membantu anak mengatasi kejang dan tidak memperburuk keadaan anak saat kejang ataupun sesudah kejang. Semoga dengan artikel ini bunda dapat mengatasi kejang demam pada anak bunda dengan penanganan yang benar.