Hamil Muda? Perbanyak Lakukan Ini

Kehamilan merupakan peristiwa membahagiakan yang dinantikan oleh calon orang tua. Namun, masa-masa awal kehamilan tidak jarang membuat calon bunda merasa tidak enak badan, sering capek dan mual, pegal pada pinggang, kaki, dan tangan, mudah cemas, bingung dan panik, serta keluhan lainnya. Keluhan pada masa hamil muda ini sebetulnya wajar saja, mengingat perubahan hormon dan fisik yang dialami calon bunda. Tetapi, tahukah calon bunda, ada beberapa hal yang dapat meringankan keluhan-keluhan tersebut, dan juga baik bagi perkembangan janin dalam kandungan.

Hamil Muda

Kehamilan merupakan peristiwa membahagiakan yang dinantikan oleh calon orang tua

  1. Makan dan minum teratur, dengan menu bergizi dan seimbang.

    Hamil Muda

    Hamil Muda wajib makan dan minum teratur, dengan menu bergizi dan seimbang.

Hamil muda sering identik dengan mual, terutama pada pagi hari. Karena itulah kondisi ini disebut dengan morning sickness. Para calon bunda yang mengalami hal ini sering malas makan atau hanya mau makan makanan dan minuman tertentu saja, untuk meredakan rasa mual.

Namun, harus diingat, janin dalam perut membutuhkan asupan bergizi dan seimbang untuk berkembang dengan maksimal. Jadi, calon bunda harus memaksakan diri untuk makan dan minum dengan teratur dan bervariasi.

Makanan calon bunda hendaknya dari bahan alami dan segar, serta tidak mengandung bahan yang tidak dianjurkan oleh bidan atau dokter kandungan. Biasanya dokter kandungan meresepkan suplemen asam folat dan beberapa vitamin penting lainnya. Walaupun calon bunda rajin mengonsumsi suplemen, namun asupan makanan padat tetap dibutuhkan bagi calon bunda dan janin.

Jika calon bunda mengalami mual berlebihan atau hiperemesis, dokter dapat membantu meresepkan obat untuk mengatasi kondisi ini. Sebaliknya, ada pula calon bunda yang tidak merasa mual sama sekali. Kondisi ini juga wajar dan normal, dan tidak berarti ada masalah dalam kehamilan.

  1. Beraktivitas normal dan berolahraga.

    Beraktivitas normal dan berolahraga saat hamil muda

    Beraktivitas normal dan berolahraga

Kehamilan memang membatasi calon bunda melakukan beberapa hal, namun dengan dukungan suami, keluarga dan lingkungan kerja, tentunya bisa diusahakan agar calon bunda bisa beraktivitas dengan normal. Perubahan keadaan fisik dan lingkungan yang drastis sekaligus dapat menimbulkan tekanan dan mood tidak enak bagi calon bunda.

Selain itu, calon bunda harus berolah raga dengan teratur. Salah satu olah raga yang dianjurkan bagi wanita yang sedang hamil muda adalah berenang, karena olah tubuh di air ini memiliki risiko cedera yang rendah dan dapat membantu memperkuat napas calon bunda. Tentunya, gerakan calon bunda juga harus benar dan teratur, ya.

  1. Lebih banyak beristirahat.

    Hamil Muda sebaiknya banyak beristirahat

    Perbanyak waktu berisitirahat akan sangat baik untuk tumbuh kembang janin

Beraktivitas normal, bukan berarti calon bunda tidak memperhitungkan kondisi janin. Kegiatan sehari-hari yang membutuhkan tenaga lebih dan berisiko, seperti misalnya mengangkat galon air untuk mengganti galon air minum, menarik benda berat, mengepel lantai sambil jongkok, sebaiknya jangan dilakukan dulu.

Kegiatan-kegiatan tersebut umumnya dapat dilakukan kembali setelah calon bunda melewati trimester pertama, dan usia kehamilan lebih matang. Gerakan yang ekstrem dan mengakibatkan kelelahan, dapat berujung pada keguguran. Perbanyak istirahat sambil memperbanyak membaca informasi mengenai kehamilan, tentunya juga berguna bagi calon bunda dan janin.

  1. Menjaga kebersihan badan.

    Senantiasa menjuaga kebersihan badan saat Hamil Muda

    Senantiasa menjuaga kebersihan badan saat Hamil Muda

Suasana hati yang tidak stabil, badan pegal, dan capek terkadang membuat calon bunda malas melakukan beberapa hal, termasuk mandi dan keramas. Padahal, calon ibu harus menjaga kebersihan badan, terutama di daerah kewanitaan. Calon ibu sering mengeluhkan mengalami keputihan, karena perubahan hormon pada masa kehamilan, dan dipicu pula oleh daerah organ intim yang lembap.

Selain rajin membersihkan dan mengganti celana dalam, pakailah celana dalam berbahan katun dan jika beraktivitas dalam waktu lama, calon ibu dapat memakai panty liner. Keluhan rambut berketombe, gatal-gatal pada kulit, dan jerawat pada kulit wajah juga sering dialami oleh calon ibu yang sedang hamil muda. Dengan rajin merawat diri dan menjaga kebersihan, calon ibu dapat mengatasi gejala perubahan hormon yang berlebih.

  1. Mengisi waktu dengan hal-hal positif.

    Hamil Muda? Isilah waktu dengan hal-hal yang positif

    Hamil Muda? Isilah waktu dengan hal-hal yang positif

Perubahan hormon yang terjadi pada trimester pertama, membuat suasana hati calon bunda sering berubah dengan cepat. Peranan calon ayah sangat penting untuk membaca situasi yang dialami sang istri. Karena itu, hendaknya calon bunda berusaha mengisi waktu luang dengan hal-hal menyenangkan, sehingga tidak ada celah untuk merasa cemas berlebihan mengenai kondisi kehamilan dan janin.

Mendengarkan musik, bertamasya di alam, melakukan kegiatan hobi, juga membantu membuat suasana hati menjadi lebih enak. Selain itu, calon bunda juga dapat mengikuti kelas-kelas kehamilan dan menyusui untuk mempersiapkan diri menghadapi proses persalinan dan menyusui.

  1. Memakai baju nyaman dan memakai bra yang tepat.

    Hamil Muda? Kenakanlah pakaian yang nyaman

    Hamil Muda? Kenakanlah pakaian yang nyaman

Suhu tubuh ibu hamil, lebih tinggi daripada wanita yang tidak sedang hamil. Oleh karena itu, ibu hamil lebih cepat merasa gerah dan sering berkeringat. Calon ibu hendaknya memakai baju yang nyaman agar lebih leluasa dan lega dalam bergerak. Calon ibu juga pastinya mengalami perubahan pada payudara, yang terkadang menimbulkan ketidaknyamanan dan sesak jika menggunakan bra yang biasanya digunakan ketika sebelum hamil.

Gunakan bra untuk ibu hamil dengan ukuran dan bentuk yang pas, karena bra hamil dirancang khusus untuk menyangga payudara ibu hamil yang sedang berkembang mengikuti usia kehamilan.

  1. Mendapatkan sumber informasi yang tepat mengenai kehamilan dan janin.

    Hamil Muda ? Carilah informasi yang tepat mengenai kehamilan dan janin.

    Hamil Muda ? Carilah informasi yang tepat mengenai kehamilan dan janin.

Kecemasan calon orang tua biasanya berawal dari mitos yang beredar mengenai kehamilan. Kehamilan sebetulnya tidak memerlukan perhatian medis seperti halnya orang sakit. Hamil adalah sesuatu yang alami, dan tubuh calon ibu memang sudah dirancang dan dipersiapkan untuk mengalami hal ini.

Untuk mengurangi kecemasan, hendaknya calon orang tua rajin membaca dari sumber informasi yang jelas dan tepercaya, sehingga pengetahuan yang didapatkan akurat dan berguna. Dengan dapat membedakan antara mitos dan fakta, calon bunda juga terhindar dari hal-hal yang dapat membuat calon bunda melakukan banyak hal sia-sia.

Misalnya, mitos bahwa minum air kelapa hijau dapat membuat kulit bayi menjadi putih atau rambut bayi menjadi lebih lebat. Jangan sampai, calon bunda memaksakan diri untuk minum air kelapa sebanyak-banyaknya dengan harapan mitos tersebut menjadi kenyataan. Ya, air kelapa muda baik untuk kesehatan karena mengandung antioksidan dan elektrolit. Namun, kalau minumnya terpaksa dan berlebihan, tentunya manfaatnya tidak maksimal.

  1. Berdoa dan beribadah.

    Hamil Muda ? Perbanyaklah berdoa dan beribadah

    Hamil Muda ? Perbanyaklah berdoa dan beribadah

Satu hal yang sangat penting yang tidak boleh dilupakan oleh calon orang tua adalah rajin berdoa dan beribadah. Apa pun usaha calon orang tua bagi kesehatan anaknya, bersyukur adalah obat paling mujarab, dan berdoa berarti menyerahkan segala harapan dan kecemasan pada Yang Mahakuasa. Berdoa juga menghibur dan menenangkan hati, sehingga calon ibu dapat menjalani kehamilan dengan mantap dan yakin.

Saat ini banyak terdapat komunitas dan kelompok pendukung ibu hamil dan menyusui. Ada komunitas yang rajin kopi darat, banyak pula komunitas online via grup messenger dan media sosial. Calon ibu bisa mencari komunitas yang tepat sejak masa hamil muda, sehingga tidak merasa sendirian dan mendapatkan wadah untuk curhat, bertukar pikiran, pengalaman, dan pengetahuan dengan ibu-ibu hamil lainnya.